Happy kids, with no flu worries...

Menjadi ibu bukanlah hal yang mudah. Menjadi ibu tidak ada sekolahnya. Tapi setiap ibu berhak untuk belajar dan mencari tau yang terbaik untuk anaknya, termasuk salah satunya memvaksinasi anak sejak usia dini.

Kenapa anak harus divaksin?

Memvaksinasi anak dapat memperkuat sistem imun saat anak berada di usia paling rentan dan berisiko menderita dampak serius penyakit infeksi tertentu.

Apasih vaksin itu?

Vaksin mengandung bakteri atau virus yag dilemahkan atau dimatikan. Saat anak divaksinasi, sistem imun mengenali zat-zat tersebut sebagai hal buruk. Jadi, jika anak kemudian terpapar virus penyebab penyakit tersebut, sistem imun akan mengidentifikasinya sebagai hal buruk dan segera mematikannya.

Apakah vaksinasi aman?

Sebelum dapat digunakan, vaksin harus melalui berbagai uji klinis untuk memastikan keamanan dan efektifitasnya. Pengawasan dilakukan terus menerus, bahkan setelah vaksin tersedia bagi masyarakat. Hal ini dilakukan supaya risiko efek samping dapat diketahui, khususnya jika vaksin masih jarang tersedia.

Loh, emang vaksin ada efek sampingnya?

Kemungkinan bayi akan menangis setelah divaksin, tapi, jangan khawatir, umumnya bayi akan tenang setelah menyusui, diberi makanan atau dipeluk. Efek samping vaksinasi yang sering terjadi adalah area kulit yang disuntik mengalami iritasi, rasa nyeri dan kulit berwarna kemerahan. Sebagian besar bayi tidak memiliki reaksi lain selain yang disebutkan sebelumnya.

Dalam kesempatan ini, gw mau ngebahas tentang ilmu yang gw dapat saat acara #KENAPAHARUSVAKSIN yang diadakan oleh The Asian Parent dan @kenapaharusvaksin kemarin di Paradigma Cafe, Cikini.


Bersama ibu-ibu pintar lainnya dan Dr. Attila Dewanti

Vaksinasi yang dibahas kemarin adalah vaksin yang diberikan di luar vaksin yang umum diberikan pada saat anak kita dijadwalkan untuk imunisasi. Banyak pertanyaan tentang bermacam-macam nama vaksinasi.




Dan yang akan dibahas di tulisan ini adalah salah satu yang bisa dibilang tidak umum, yaitu vaksin flu.

Apa sih flu itu?

Seperti yang dijelaskan oleh Dr.Attila pada kesempatan kemarin, flu adalah penyakit pernapasan yang menular dan disebabkan oleh virus influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan dan paru-paru.



Memang sudah banyak orang tua yang memvaksinasi flu anaknya, meskipun harus mengeluarkan kocek yang lumayan untuk sekali vaksin. Untuk daftar harga bisa dilihat di sini.

Seberapa pentingkah vaksinasi flu untuk semua orang?

Kenapa semua orang? Karena setiap orang dengan mudah terkena virus flu dari lingkungan sekitar. Bukan hanya anak-anak, tapi juga orang dewasa. 



Namun, karena sistem imun anak yang masih dalam tahap perkembangan, akan dengan sangat mudah terkena virus flu di tempat-tempat seperti sekolah, playground, atau di daycare, seperti yang juga dijelaskan oleh Dr. Attila.

Apa saja gejala flu?

Gejala yang terjadi saat terserang flu antara lain; demam, menggigil, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, batuk, nyeri otot dan badan, sakit kepala, mudah lelah dan muntah-muntah. Namun, kondisi muntah-muntah umumnya sering terjadi pada anak-anak dibanding orang dewasa.


Cara terbaik untuk mencegah flu adalah dengan suntik vaksin flu setiap tahun. Dengan keuntungan melakukan vaksinasi sebagai berikut:

1. Membantu mencegah terkena flu
2. Membuat tidak menularkan flu kepada orang lain
3. Membuat flu lebih ringan jika terkena flu
4. Mencegah komplikasi seperti pneumonia

Untuk keterangan poin nomor 3. Memang benar, setelah diberi vaksinasi flu, akan ada kemungkinan terkena flu (bukan tidak sama sekali terkena flu) namun, flu yang terjangkit pada orang yang sudah divaksinasi flu akan lebih ringan dan akan tercegah dari komplikasi.

Kalo pengen vaksin flu, ada beberapa pilihan. Namun, dokter menyarankan untuk vaksin flu 4 strain untuk perlindungan yang lebih baik.


Vaksin flu bisa dilakukan untuk usia anak mulai dari 6 bulan. Dan untuk efek samping vaksinasi flu sendiri, seperti dijelaskan pada gambar, antara lain;

1. Suhu badan merendah
2. Sakit kepala
3. Nyeri otot
4. Mudah lelah
5. Mual
6. Nyeri dan kemerahan pada lokasi suntikan


Namun, pastikan kondisi tubuh sedang sehat atau tidak sedang sakit saat melakukan vaksin flu. Maka, vaksin flu aman dilakukan. 

Tapi, efek samping pada anak berbeda tergantung dari kondisi anak tersebut. Setelah ngobrol bareng Namira Monda, seorang ibu hebat yang mempunyai anak berkebutuhan khusus, ada juga yang perlu diperhatikan pada saat akan memberikan vaksin. Yaitu, apakah kondisi Aurora (anak dari Monda) bisa menerima virus yang diberikan, atau ketahanan pada virus bisa menyebabkan Auro kejang? Sebaiknya dikonsultasikan ke dokter ahli terlebih dahulu.

selain Auro, Monda dan Suami, beliau juga memberikan vaksin tersebut kepada baby sitter Auro.

Jangan lupa ya buibuk, karena setelah vaksin tetap ada kemungkinan terserang flu ringan, maka dimulai dari diri kita sendiri harus menjaga kondisi tubuh kita, dan salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus flu pada orang lain adalah seperti penjelasan di gambar berikut:

ambil, buang, bunuh kuman, hindari, bersihkan

Dan jangan lupa vaksin flu setahun sekali seperti yang telah direkomendasikan oleh WHO. Siapa saja orang yang direkomendasikan untuk vaksinasi tahunan, bisa dilihat di gambar yaa...


Semoga tulisan ini bisa menambah pengetahuan para orang tua tentang vaksinasi anak dan keluarga yaa.. terutama untuk vaksin flu.. Terima kasiihh :)











Comments

  1. Abis ini bisa dong bikin jadwal vaksin sekeluarga nih Miiii.. yuk lah cuussss kayaknya ada beberapa RS yg lagi ngasih promo vaksin flu deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaaa.... ntr nih nunggu anaknya sehat dulu, malah kena flu skrg huff...

      Delete
  2. Asli nih vaksin flu suka kelupaan bae. Nyanya baru vaksin pas umur 4 tahun kemarenšŸ˜…

    ReplyDelete

Post a Comment